Segera Hadir: Internet Super Cepat

25 01 2009


dapet info dari forum sebelah,Internet akan segera usang. Ilmuwan yang mengembangkannya kini tengah membuat penggantinya yang memiliki kecepatan jauh lebih tinggi, seperti dikutip dari KLIK SINI GAN dari Times online. Pada kecepatan 10.000 lebih cepat dari koneksi pita lebar, “the grid” dapat mengirimkan seluruh katalog Rolling Stones dari Inggris ke Jepang kurang dari dua detik.

The grid juga dapat menyediakan tenaga yang dibutuhkan untuk mengirimkan gambar hologram; memungkinkan online gaming dengan ratusan ribu pengguna; dan menyajikan telefon video dengan tarif pulsa lokal.

David Britton seorang professor fisika dari Universitas Glasgow mengatakan bahwa teknologi grid dapat me-revolusi masyarakat. Dengan tingkat teknologi seperti ini, generasi masa depan dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan cara yang belum pernah dibayangkan, katanya.

Kemampuan the grid dapat Anda saksikan musim panas ini di Cern. The grid akan diaktifkan pada saat yang bersamaan untuk menangkap data yang dihasilkan.

Cern yang berlokasi dekat Geneva, memulai proyek grid tujuh tahun lalu saat Ilmuwan menyadari bahwa LHC dapat menangkap data ekuivalen dengan 56m CD.

The grid dibuat dengan kebel serat optik dan routing center modern, yang berarti tidak ada komponen yang usang untuk memperlambat data. 55.000 server telah di-install dan dalam jangka waktu 2 tahun, 200.000 lagi akan datang.

“Ini akan menuju pada sebuah era yang bernama cloud computing, dimana orang menyimpan informasi mereka secara online dan dapat mengaksesnya dimana saja,” katanya.





Masih Soal Dukungan Kepada Palestina

25 01 2009

’Obama Lebih Yahudi dari Yahudi’dapet copas dari siniINILAH.COM, Jakarta – Presiden Amerika Barack Hussein Obama dinilai tidak dapat menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Sebab ia selalu bersikap mendua atas konflik itu.

“Saya yakin dia (Obama) ketika berbicara dengan orang Yahudi, akan lebih Yahudi dari orang Yahudi. Tapi ketika berbicara dengan kami (Palestina) dia sangat diplomatis,” ujar Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi, di sela-sela diskusi ‘Konflik

Israel-Palestina, Perang Sampai Kapan?’, di Sekolah Teologi Jakarta, Kamis (22/1).

Dituturkannya, presiden berkulit hitam pertama di AS itu dinilai kurang memahami persoalan Timur Tengah. Karenanya Obama mesti harus banyak belajar. “Jika Obama berada di tempat netral, maka permasalahan Israel-Palestina tidak akan selesai,” katanya.

Meski begitu, dia berharap Obama dapat membantu penyelesaikan konflik Israel-Palestina, karena inilai memiliki kepribadian yang baik. Sebab tidak ada yang lebih diharapkan dari komunitas dunia internasional selain menghasilkan solusi bagi konflik Israel-Palestina.

“Saya mengharapkan yang terbaik untuknya. Sebab dia memperbaiki ekonomi dunia. Saya akan berdoa untuk dia. Karena dia akan memberikan semua bantuannya untuk dunia,” cetusnya.

Selain konflik dengan Israel, lanjut Mehdawi, masih banyak persoalan yang dihadapi Palestina. Di antaranya, masih ada empat juta warga Palestina yang tidak memiliki rumah dan banyak anak-anak yang tidak bisa pergi ke sekolah.

“Ada banyak janji-janji yang diingkari. Tapi kalau Obama sendiri selalu mengatakan yang baik-baik,” akunya. [jib/nuz]

tkp:
http://www.inilah.com/berita/politik…hudi%E2%80%99/





The Fastest Internet Speed In INDONESIA

25 01 2009

wah gan.. gw ga sangka neh, buat internet speed menurut www.speedtest.net… ternyata Jakarta bukan yg paling cepet loh…

jadinya:
TOP Intenet service providers by download speed

1. PT. NAP Info Lintas Nusa – 14830 kb/s
2. Solusi Intenet Service Provider 13780kb/s
3. PT Artha Telekomindo – 12474 kb/s
4. PT Cyber Network Indonesia – 8819 kb/s
5. Dwi Tunggal Network Indonesia – 8144 kb/s

TOP region by download speed
1. Sulawesi Tenggara 4749 kb/s
2. Jakarta Raya – 1244 kb/s
3. Papua – 1226 kb/s
4. Kalimantan Selatan – 1142 kb/s
5. Yogyakarta – 1113 kb/s

TOP cities by Download Speed
1. Timika – 1973 kb/s
2. Sukabumi – 1877 kb/s
3. Kampungsengon – 1323 kb/s
4. Sejahtera – 1321 kb/s
5. Jember – 1320 kb/s
8. Jakarta – 1244 kb/s

ini ada picture dari speedtest.net, jadinya kalo pada mau download2 yg cepet ke SUL-TENG aja ya gan….


COPAS dari  : sini





Kabel Bawah Laut Google Menyatukan Asia Tenggara

25 01 2009


Di bulan Februari, Google mengaku bekerja sama dengan lima perusahaan Asia untuk membangun kabel jaringan bawah laut yang menghubungkan Amerika ke Jepang dan kini, Eric Schmidt dan kawan-kawan tengah mempersiapkan satu lagi jaringan bawah laut yang akan menghubungkan Jepang ke Guam, Hong Kong, Filipina, Thailand dan Singapura. Perusahaan komunikasi TeleGeography juga menyediakan peta di bawah ini.


Seperti yang Anda lihat, TeleGeography menamakan proyek ini Southeast Asia Japan Cable (SJC) yang bertujuan untuk menghubungkan jaringan baru ini dengan kabel “Unity” (kabel bawah laut yang kami bahas enam bulan lalu). Google dan konsorsiumnya menargetkan untuk merampungkan Unity di tahun 2010, dan SJC satu tahun setelah itu.

Selain itu, ITWeb juga melaporkan bahwa Google berniat membangun jaringan kabel bawah laut ketiga ke Afrika Selatan, walaupun Google menekankan bahwa mereka tidak memasuki bisnis kabel bawah laut. Saat mengumumkan Unity, Google mengatakan bahwa mereka “tidak bersaing dengan penyedia jaringan telekom, akan tetapi data yang perlu kami kirim ke seluruh dunia telah mencapai titik di mana penyedia jaringan tradisional sudah tidak mencukupi lagi.” (The Register)

Dengan membangun jalur komunikasinya sendiri, Google akan mempercepat akses pengguna dari seluruh dunia ke pelayanannya. Yang mungkin belum diketahui kebanyakan orang adalah fakta bahwa walaupun kita yang berada di Indonesia secara otomatis diarahkan ke google.co.id, server untuk itu tetap saja berlokasi di Amerika Serikat dan bukan di Indonesia. Lihatlah hasil nslookup untuk google.co.id.

Jadi apa artinya proyek ini untuk kita? Semakin cepat Google dapat mengirimkan datanya ke kita, semakin responsif pula layanan-layanan Google yang kita pakai. Untuk layanan pencarian Google yang sangat ringan mungkin tidak akan berdampak besar, akan tetapi bayangkan bila Google memiliki pusat data lokal untuk menyajikan YouTube, GMail, Google Docs.

Sudah bukan rahasia lagi kalau Google berambisi menggulingkan dominasi Microsoft di desktop dengan meluncurkan aplikasi office-nya sendiri dalam bentuk GMail (Outlook) dan Google Docs (Word, Excel, PowerPoint) yang berbasis web, dan membangun jaringan kabel bawah laut ke Asia tentunya dapat membantu ambisi Google ini. Dengan semakin meningkatnya kinerja JavaScript browser, tak lama lagi aplikasi berbasis web akan dapat beroperasi seresponsif aplikasi desktop.

Google hanya perlu memikirkan cara untuk mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk membuka aplikasi web secara penuh — semakin cepat Google dapat mengirim data ke pengguna, semakin cepat juga aplikasi web akan mulai operasional. Saat ini dengan koneksi internet yang saya miliki, membuka Gmail membutuhkan sekitar 10 detik, masih sedikit lebih lambat dibandingkan Outlook.

Mengingat jumlah penduduk kita yang besar, bukan mustahil bila Google suatu saat memutuskanuntuk menginjak tanah Indonesia, tetapi untuk sementara kita harus puas dengan jaringan Google yang mencapai Tuas di Singapura di tahun 2011.

gmana ni tanggepannya .??
hebat euy..

COPAS dari : sini